PROBLEMATIKA KAUM MUDA


Ada banyak cara untuk membuktikan tanggungjawab kita kepada bangsah maupun pada diri kita sendiri,bukan dengan harus turun dijalan berteriak.perlu penalaran yg tepat guna…

ada bnyak polemik yg terjadi saat ini dierah reformasih yg sdh berjalan 14 tahun,bahwah dimana nilai dialektika dan nilai spirit kita sebagai mahasiswah tdk lagi pada porsih yg sesungguhnya untuk kita berdiri membela hak2 rakyat.saat ini masyarakat tdk lagi bangkit berdiri bersama pemuda bangsah ini untuk membelah hak mereka tetapi balik bersikap apatis dgn kondisi negara yg kian diborgoll oleh para penguasah.seharusnya ini menjadi pertimbangan bagi kita,diman letak kesalahannya sehinggah begitu..??

jalan raya terasah bagaikan lahan bagi kita untuk berdramatisasih saja..

lucunya…kesringan sy dengar bahasa “KAPAN KITA DEMO LAGI ATAU YG PENTING KITA DEMO” sangat disayangkan…

satu hal yg sy ketahui bahwah sdh ada banyak organisasi kemasyarakatan(kemahsiswaan) saat ini bertolak belakan dari nilai2 luhurnya untuk membelah kaum tertindas….KALU DIKASIH UANG DIAM…

Ahaaa…tdk menutup kemungkinan suatu saat mereka juga akan menjadi pakar2 pengisap energi rakyar.jangan slah SOB….bila ini terjadi….

APAKAH WADAHNYA YANG SALAH ATAUKAH ORANGNYA….???

MARI BERBENAH…

ingat tdk bahwah yg sekarang ini duduk di kursi pemerintahan adalah manta2 aktivis, contohnya AU, AS, AAM dll….yg dulunya juga berkoar2 dijalan…??

tau tdk seorang jokowi bukan seorang mantan aktivis loh..tetapi benar2 paham akan keinginan rakyatnya.memang pemimpin jaman sekarang juga semua paham akan keinginan rakyatnya tetapi tdk mau melakukanya. berarti sama saja tdk memahami dong…brow….

coba kita meliaht  seorang Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan Jokowi merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi yang merupakan mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu “Solo: The Spirit of Java”.

kanapa saya berpresepsi begitu..??

karna sekian waktu sy bergabung dan melihat pergerakan teman2 kok ternyata tdk ada hal yg berinovatif yg lebih realistis bagi bangsah khusunya masyarakat NTB.

banyak hari2 bersejarah disalah gunakan org muda jaman sekarang,contohnya dihari2 sumpah pemuda,hari pahlawan dan hari2 bersejarah lainya, mengapa tdk digunakan yg lebih mendekat kepada hati rakyat dan pemerinta,bukan dlam gedung atau dgn bersuara di jalan.

mari coba menilik kembali perjuangan reformasi thn 98,kekuatan mahasiswah adalah rakyat bukan siapa2.semoga…salam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s