DIA BUKAN SANG BIJAK TETAPI SANG PENYAYANG 12-12-12


Dia adalah orang yang patut dibanggakan. cara hidupnya yang mempesona disemua orang.baik rupawan dan panutan semua warga. dia mengajarkanku banyak hal,dia bijak dalam mengambil keputusan. sederhana adalah kaver hidupnya.kubuk tua orang sumba

Belasan tahun yang sudah berlalu terulang lagi layaknya kata NOAH BAND dalam sebuah syairnya.di gubuk tua dan nyaman itu hidup sebuah keluarga yang bahagia dan penyayang.gubuk berdiameter sekitar 8 x 8m  itu beratapkan alang,berdinding dari anyaman bamboo dan berlantaikan bamboo tua. di gubuk tua itu terlihat selalu sosok lelaki stengah baya yang setia pagi bangunkan anak dan isterinya untuk beraktivitas.katanya, “hidup ini seperti matahari yang terbit dan tenggelam, jika kita tidak bangun pagi maka rejeki itu akan dibawah keras disiang hari dan dibawah pergi oleh seiring tenggelamnya sang surya”. zamannya adalah sangat pelik tidak seperti sekarang yang serba ada.pasokan makanan serba miskin dan air minum untuk manusia dan ternak peliharaan serba kurang.hidup berkecukupan adalah pola hidup yang dianutnya tetapi dia orangnya murah hati,nggak pelit loh….

Dia orangnya senang hidup berdampingan dan suka membantu orang yang dalam kesusahan.semua orang suka akan gaya hidupnya,tutur katanya.taat kepada sang penciptanya adalah yang terutama dilakukan tiap pagi dan sampai akhir hidupnya. bukan cuman penyayang terhadap sesama manusia loh… tetapi juga terhadap alam,itu terlihat dari cara menanam pohon dan cara merawatannya.terbayang aneh nggak,disetiap mandi pagi dan sore harinya dia mengajak keluarganya untuk mandi dibawah tanamanya.dia orangnya nggak boros dari terlihat caranya merawat tanaman,tidak merelakan setetes airpun sia-sia tergelatak ditanah tanpa berfungsi.

Kini dia telah tiada dan semuanya telah berubah sejak kepergiannya, namun sosoknya tak terlupakan di benakku.

Di malam 12-12-12 pukul 02:30 wta dia menghinggapiku. kuteringat akan semuanya dan membuatku hanyut dalam maligai hidupnya yang bersahaja.ku ingin ini kamu ketahui karena kamu tidak tersempatkan untuk melihat dan merasakan kebijakannya. Kuingin kamu terbawah dalam tulisanku ini untuk kamu merasakannya betapa baik prilakunya terhadap sesama dan alam semesta. Dia bukan sang bijak dari timur dan professor di zamanmu tetapi sang bersahaja dari sebuah gubuk tua.”bersyukur adalah kunci kebahagiaan” katanya….

Waktu telah berlalu begitu cepat dan tidak bisa ku kembalikan lagi,ku hanya bisa membayanginya dan mendoakan semoga amalnya menutupi semua dosa yang telah dia perbuatnya selama masih bersiara di dunia ini dan beristrahat dalam DAMAI..AMIEN.

Salam dan doa_ku untukmu yang telah lama pergi dan menghinggapiku malam ini hinggah air mata terharu ini tak terbendungi lagi untuk kukenang selamanya.memang nama seseorang akan kedengaran gaungnya dari liang lahat seperti kata sang REVOLUSIONER Tan Malaka yang terlupakan jejaknya.

Untuk-mu yang telah lama pergi…..!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s