Jangan menghakimi


“Banyak orang yang berambisi ingin mengubah dunia. Banyak orang yang berambisi untuk mengubah hidup orang lain, tetapi terlalu sedikit orang yang berpikir untuk mengubah dirinya sendiri,” demikian kata Leo Tolstoy, seorang penulis asal Rusia. Sementara Cecil G. Osborne pernah berkata, “Ubahlah diri Anda, maka orang lain dengan sendirinya akan berubah sebagai reaksi terhadap Anda.”

Tuntutan untuk hidup sempurna seringkali membuat seseorang bersikap kritis dan menghakimi, bahkan menghukum orang lain. Seringkali seseorang menilai orang lain dengan ukuran yang sangat ketat, sementara jika ia menijgnlai dirinya sendiri ukuran itu menjadi sangat longgar. Ini adalah sikap yang berbahaya, karena jika kita berpegang kepada kebenaran, kita tidak berwenang untuk bersikap demikian. Karena satu-satunya yang berhak atas penghakiman adalah Allah sendiri.

Sahabat karedy13645, dunia ini dipenuhi oleh orang-orang yang gemar mengubah hidup orang lain. Tanpa sadar, kita pun terjebak dalam kebiasaan menilai dan menghakimi orang lain. Semua kalangan bisa jadi hakim bagi sesamanya, bahkan hamba Tuhan sekalipun. Banyak hamba Tuhan yang berusaha membereskan dosa-dosa orang lain, tetapi luput untuk membereskan dosa-dosanya sendiri. Jadi, kita semua sama-sama memiliki tantangan yang sama: bagaimana belajar untuk tidak lagi menghakimi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s