MARI BERBICARA PERUBAHAN MULAI DARI BASIS DENGAN MEMPERDAYAKAN APA YG KITA MILIKI


Kalau benar2 ingin membangun masyarakat yg maju dan sejahtera tak perlu dgn menunggu menduduki suatu jabatan birokrasi pemerintah atau yg lainya.mulai dari linik kecil dulu yg lebih urgen pada masyarakat. mulai dari desa/kampung saja dululah.contohnya kita yg peduli pembangunan atau perubahan mari pulkam dan berdayakan apa yg kita miliki demi kesejateraan bersama.soft skill yg kita miliki

mereka mengangkat air dari sumur  dengan derek yg sdh tdk layak pakai

mereka mengangkat air dari sumur dengan derek yg sdh tdk layak pakai

kita perdayakan dan sumber daya yg ada kita kelola semaksimal mungkin sehingga perubahan itu yg kita idam2kan nampak hasilnya.tak perlu kita bersuara perubahan secara nasional tapi mari kita mulai dari basis2 dulu baru setelah itu berbicara tahap selanjutnya.bukanka ada yg tertulis “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar”

Kita menunggu menduduki suatu jabatan baru ingin berbuat atau memang kita tidak tau apa yg harus kita perbuat pada desa kita?
Mungkin ini yg kerap kali terjadi pada wakil rakyat kita,mereka tidak paham apa yg mereka suarakan.
memang pribahas mangatakan “tidak ada makan siang gratis” lalu bagaimana dgn distiap slogan kita saat berkompanye “sy datang untuk melayani” ini nilainya apa?
apakah disana tdk terdapat nilai dedikasi tanpa pamri atau memang hanya batu loncatan menuju kursi jabatan yg empuk yg seolah2 jabatan birokrasi/wakil rakyat itu adalah lahan penopang ekonomi semata? naifnya jika adanya seperti itu. yaa.. daging memang lemah tapi ketika kita sadar mengapa kita tdk berubah?

Yg serjana pertanian cobalah untuk dedikasikan dirimu dibidang pertanian,masyarakat kita butuh sentuhan yg lebih karena penyuluh pertanian sdh tidak bisa lagi kita percaya akan kinerja kerja mereka. akhir bulan dtg turun di lapangan kliling2 di pematang sawa warga sambil berphoto ria lalu buat laporan yg tdk benar sambil tunggu gaji dicairkan.lalu apakah itu bukan manipulasi data dan pada akhirnya

cabe hasil tanam sendiri

cabe hasil tanam sendiri

masyarakat tetap miskin.sesuai dgn kata org petani itu identik dgn org kemiskinan,lau adakah niat diantara kita untuk menguba pradigma itu? yg mana petani adalah pahlawan penopang perekonomian.profinsi NTT tahun ini gagal panen, permasyalahan dimana? tentunya dalam pengelolan lahan2 yg kurang baik.mulai dari pembibitan sampai perawatan/pemupukannya

Begitupun serjana2 yg lain, mari dedikasika diri bagi pembangunan daerah kita saja dulu.kita perdayakan ilmu yg kita dapatkan dan mengajak masyarakat untuk bekerjasama misalnya buat sturktur kerja klompok dan program2 yg terpadu.

cabe

cabe

Kemarin ketika pulkam, sy sempat bertemu dgn satu kelompok tani namun disana sy melihat didalam kelompok mereka tdk ada program kerja yg nyata,disana tdk ada pembinaan2 yg lebih baik.ada penyuluh pertanian yg mereka undang namun penyuluhnya cuman dantang berikan sosialisasi yg abal2 atau tak jelas yg pada akhirnya pihak kelompok bingung mau buat apa.

Contoh kongrit Masalah pertama yg sering dihadapi oleh masyarakat adalah wereng, baik wereng tanaman maupun wereng ternak.memang yg namanya wereng itu adalah kejadian alam. namun dalam hal ini apakah kita pesimis dan tidak mau melakukan usaha lebih untuk itu?
lembaga pertanian/pertenakan memang ada tapi disini tdk memberi kontribusi yg nyata bagi warga.makanya dari inilah sy mengajak kita yg mempunya skil serjana ataupun bukan serjanapun tapi punya keahlian dibidang masing2 untuk membentuk kelompok2 kecil pembinaan bagi warga kita.

Daerah kita ini sangat berpotensi dalam hal sumber daya,baik SDM maupun SDA itu sendiri.kita maksimalkan apa yg kita punya sehingga perubahan itu baru nampak hasilnya.

penanaman sayaur menggunakan teknik sederhana

penanaman sayaur menggunakan teknik sederhana

sebap politik hari ini sdh tidak mempan untuk melajukan taraf hidup masyarakat pada tingkat yg wajar,maksud saya adalah dimana kita memiliki SD yg sangat besar mulai dari pendanaan sampai tenaga2 ahli namun itu semua tidak sesuai dgn kenyataan.penyerapan atau pendanaan kerap tidak sesuai target atau kata lain tak sampai tujuan semestinya alias dikorupsi.
kalau kita berbicara kita sudah maju,yaa..memang kita sedang mengalami kemajuan namun tidak sepadan dengan SD yg ada.misalnya kita punya DAU/DAk, dan pemasukan daerah lainya yg seharusnya kemajuan itu tdk seperti itu saja bahkan jau dari yg kita lihat sekarang.lalu pertanyaan nya sekarang mangapa itu bisa terjadi tentunya korupsi adalah pokok permasyalah inti yg mengglobal,tapi sudahlah(mungkin PUNGLI itu pemasukan juga =D).

Kita punya laut yg kaya akan materialnya namun pemerintah lebih dominan atau cuman bergerak pada bidang pariwisata yg padahal kalau kita juga konsen pada usaha perikanan maka tak perlula kita main impor lagi,kita juga punya laut kok atau memang kita doyan IMPOR ya?.
Namun kita jgn berbicara impor dulu karena kalau berbicara impor itu mengacu pada kerjasama LN bukan DN lagi.
selama ini kita mengkonsumsi ikan,tomat,bawang,cabe,dan sayurmayur lainya dari luar daerah,contohnya dari bima,sumbawa dll,yg padahal kita jau memiliki itu semua.sumba
bagaimana tidak,kita punya lahan yg berhektar2,kita punya lautan yg sama kayanya dan bahkan jau dari itu namun kenapa sampai hari ini kita masih datangkan pasokan kebutuhan pokok itu dari luar? permasyalahannya adalah masyarakat kita dalam hal ini para petani dan nelayan kita tidak memiliki skil cara bertani/berternak dan teknik nelayan yg bisa mendatangkan keuntungan yg maksimal dari

tanaman jagung

tanaman jagung

sebelum2nya. teknik yg mereka gunakan selama ini hanyalah cara tradisonal yg turun-temurun dari nenek moyang mereka.

Maka disnilah peran kita, mulai dari memberi penyuluhan cara becocok tani, berternak dan cara penangkapan ikan yg baik tentunya.
sebap apapun alasannya pertanian,pertenakan,kehutanan,dan kelautan dll adalah SD penunjang taraf peningkat ekonomi daerah khusunya dan nasional umunya.

Mari berhimpun dalam kelompok kecil,kita satukan skil kita yg kita miliki,baik yg Spd,Sh,ST,S.com,S pertanian/peretenakan, serjan perikanan dll.kita satukan niat,semangat kita dan saya yakin kita bisa.
jangan terlalu sibuk urus atau membentuk orgnaisasi2 yg pada akhirnya tetap bermuara pada politik kepentingan.Salam sy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s