BERBANGSA & SPIRITUALITAS KITA


natal copy

~SELAMAT MENANTI SANG JURU SELAMAT ANDA DAN SAYA, DAN SEMOGA KITA DISELAMATKAN DARI IBLIS DAN DOSA YG TELAH KITA PERBUAT

Jika segalah upaya untuk mencari kebenaran menurut fersimu sdh ditempu sedemikian rupa namun tdk dapat membuktikan dimata hukum dengan ketukan palu, maka cukupkanlah itu, jangan terusan marah dan kesal sehingga kedengaran bukan bernafsu akan jabatan semata.ITULAH FAKTA POLITIK…
waktu sudah habis, kini jarum jam sudah menunjukan kpd kita untuk bangkit bergandengan tangan menuju daerah yg maju dan beradab.
dan juga bagi kita para pendukung mari hindari diri dari bahasa2 profokasi. jangan menunggu konflik fisik itu tiba baru kita berteriak damai…damaiiiii.

sebentar lagi lonceng gereja telah berbunyi pertanda Natal telah tiba, sehingga seharusnya sayup2Nya itu sdh menghiasi hati dan pikiran sampai bale2 rumah kita.
hati2lah dengan iblis, sebagaimana ia selalu menyerupai berbagi rupa untuk mengelabui kita. dia selalu hadir disaat manusia lengah dan siap menerkam bagi setiap org yg goyah.
bukankah ada yg tertulis jika pipi kananmu ditampar maka berikanlah pipi kirimu. jika lawan politikmu membencimu dan bahkan memfitnahmu maka tidaklah seharusnya dibalas dengan kebencian dan fitnah pula, sebap sy takut kita menjadi bagian dari angkara murka org2 itu. sy kira ,begitula firman menuntut terapannya pada diri kita masing2. kepercayaan tdk sebatas pikiran atau hikmat manusi,  yg mana seharusnya bersamaan tindakannya.

Biarkan semuanya menjadi pembelajaran politik yg sangat berharga bagi daerah kita ini yg sudah semakin terkenal oleh karena SDM nya yg semakin maju dan pekah terhadap politk dan hukum.
pernahka dalam setiap do’a kita memohon penghakiman terhadap musu KITA?, begitu pulalah iblis juga memohon pada Dia yg Maha kuasa untuk memperbolehkan ia kesempatan memusnakan manusia.
sebagaimana ada yg tertulis ” ia telah dilemparkan kemuka bumi dan menyesatkan seluruh bangsa”. begitupun sang Guru Ilahi kita dan Penyelamat kita juga berfirman “Berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kamu jangan jatuh kedalam pencobaan” dan selanjutnya ada yg tertulis “Karena lawanmu si iblis berjalan berkeliling mencari orang yang dapat ditelannya”. lalu apakah ada kengerian dari FirmanNya ini..??

Hati-hati, umumnya iblis seringkali lebih rajin mencari jalan untuk menjatuhkan orang percaya, ketimbang kita sendiri mencari jalan-jalan bijak demi kekokohan kita di dalam Dia. Hanya doa jalan keluarnya untuk terus berkemenangan. tidak seharusnya seorang calon pemenang berdebat dengan nafsu duniawi mereka.

Teriakan kedamaianmu tidak akan kuat jika tdk diawali dari sekarang, sebagimana pondasi rumah itu dibangun mulai dari sejau hari sebelum hari-ha rumah itu berdiri kokok sampai sang badaipun tak mampu mengoyakannya.

Sebenarnya sy tidak sedang menggurui namun sekedar berbagi refleksi pribadi yg peduli akan keadaan damai dan bahagia sambil menantikan dimana sosok2 anak cucuk kita nantinya menikmati suasana damai pula dikemudian harinya telah itu tiba.
Saya kira saat ini kita sudah lupa esensi dari negeri dan gereja itu ada, dan ini perlu pemugaran kembali sehingga kita sadar akan semuanya apa tujuan kita bernegara dan memiliki agama/mengimani sesuatu ajaran.
saya tidak paham akan falsafa Imamat para gembala gereja saat ini maupun para tokoh penganut agama lainnya, namun yg saya tau adalah dimana setiap khotba maupun ceramah mereka adalah berisi tentang kehidupan yg utuh dan kedamaian yang murni.
Lalu apakah itu sering kita jumpai dierah manusi moderen saat ini…??

~SELAMAT MENANTI SANG JURU SELAMAT ANDA DAN SAYA, DAN SEMOGA KITA DISELAMATKAN DARI IBLIS DAN DOSA YG TELAH KITA PERBUAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s