Hari ini kau dan Dia


Desiran angin menerpa puing2 ini
membawaku mengenang zaman itu
rintik hujan berjatuhan membasahi lingkaran jiwa
butiran demi butiran memecah heningku

Sebenarnya ada suara dibalik sana
memanggil dengan tangisannya
menembusi riak hujan turun kebumi

Ingin jiwa berpaling
namun kejamnya hari kemarin menutup niat
Ingin sekedar menyapa
namun kabut hitam menampar wajahku

Adakah engkau melihatnya ternyum?
masihkah kau percaya pada teriakan mereka?

Dia duduk diatas marmer itu yg pernah kau ukir
namun kerasnya kejahatan itu membuatnya garang
Murka membara,sakit menikam jasatnya

Lalu adakah hati berperasaan kasihan?
lalu bisa kau mengulang bisikan penyesalan dipangkuannya?
bisahkah kau melahirkan yg dicintai?

Maafkalah waktu ini dikala ia tak berpaling
maafkan raga itu jika ia harus terus melangka
Biarkan duka membimbing dia dan kau pada esok hari.
walau jalan kau dan dia berbeda
namun kau dan dia akan bertemu pada Dia yg menjadikan semua ADA.

black_wallpaper_32-1400x1050 copy